Bias Rahadian Surya : Survivor cyber crime and bullying part 3

PART 3

Penderitaan dari korban cyber crime and bullying memang akan berkelanjutan. Pernah nyaris di DO (drop out) dari pendidikan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian dan hukum. Yah, itulah lika liku ku saat itu. Alhamdullah, dengan bantuan berberapa guru besar, pihak kepolisian, pengacara dan doa dari segala pihak, badai awal kala itu berlalu. Kala itu, tujuanku hanya ingin lulus.

Berberapa guru guru disanapun tampak terkejut saat namaku dipanggil saat pengumuman mahasiswa yang lulus cum laude. Mungkin pikir mereka saat itu, orang yang mereka anggap hina ini ga bener kuliah nya. Namun, itu manusiawi sih, belum banyak orang di usia mereka yang berpikiran terbuka.

Kembali ke soal dukungan. Aku tidak pernah menyangka kalau dukungan buat ku saat itu sangat banyak. Mulai dari teman teman se angkatan, kakak dan adik kelas, teman teman di luar kampus, dan berberapa dosen termasuk berberapa guru besar. Ternyata kata pepatah itu benar adanya. Siapa Yang Menanam, Dia Yang akan Menuai. Kalau kita berbuat baik, pasti akan banyak tangan yang menolong saat kita kesusahan.

So guys, be nice to everyone..

Cont….

 

Bias Rahadian Surya : Survivor cyber crime and bullying part 2

Part 2

Masih teringat di benak saya waktu itu. Suatu minggu pada saat aku sedang audisi pemilihan ambasador salah satu brand susu ternama. Pertama kali nya gambar-gambar itu muncul di facebook. Bagai disambar petir, campur aduk rasanya. I want to cry but I was alone at that time. Jadilah aku pergi ke toilet terdekat buat nangis sejadi jadinya.

Salah seorang teman seangkatanku pun telepon. Dia ngomong ” kamu tenang aja bi, kita satu angkatan akan nge back up”. telepon yang sangat menenangkan dari teman-teman. It means, mreka ga menjauhi ku. They love me as human.

Dalam hati aku berkata,, “kamu ga dapat yang kamu mau boys”. Emang pelaku dan otak pelaku kasus ku ini psycho abis sii menurutku. Just because I live happily and surrounded by great great friends aja motif nya. Gila ga tuh..

cont….

Bias Rahadian Surya : Survivor cyber crime and bullying part 1

Dear world,

Lama juga aku ga nulis lagi. Well, setelah sekian lama aku bersembunyi dan lebih banyak diam. Tahun 2017 ini aku udah berkomitmen untuk keluar kandang.

2012 merupakan titik terendah so far dalam hidupku. Yeah, aku bisa dikatakan korban cyber crime dan bulying saat itu hingga sekarang. But I thank God karena Tuhan masih sayang banget sama aku dan akhirnya aku berani speak up.

Buat kalian-kalian yg pernah jadi korban cyber crime and bullying. Aku ngerti banget apa yang kalian rasain. Banyak dari kita end up dengan depresi, stress, ga fokus kerja, quit or fired dari kerjaan, dll. Kalo aku sendiri, keluarga dan teman-teman sii yang berperan banget buat masa recovery.

Memang hidup ga akan semulus paha cherrybelle lagi. I face a lot of rejection afterward. Banyak banget penolakan penolakan karena konten cyber crime ini. Kebayang khan rasanya udah ketrima kerja trus di pecat seminggu kemudian atau nilai kita cukup tinggi buat lanjut sekolah tapi harus di exclude karena konten cyber crime. I face it many times.. Mulai dari yg rasanya mau marah, nyesek samai sekarang udah kebal.

Lanjut di part 2 yahh

 

With Love

Bias Rahadian Surya

 

 

Karmaphala

Karmaphala memberi optimisme kepada setiap manusia, bahkan semua makhluk hidup. Dalam ajaran ini, semua perbuatan akan mendatangkan hasil. Apapun yang kita perbuat, seperti itulah hasil yang akan kita terima. Yang menerima adalah yang berbuat, dan efeknya kepada orang lain. Karma Phala adalah sebuah Hukum kausalitas bahwa setiap perbuatan akan mendatangkan hasil. Dalam konsep Hindu, berbuat itu terdiri atas: perbuatan melalui pikiran, perbuatan melalui perkataan, dan perbuatan melalui tingkah laku, Ketiganya lah yang akan mendatangkan hasil bagi yang berbuat.Kalau perbuatannya baik, hasilnya pasti baik, demikian pula sebaliknya (wikipedia).
Pada pengalaman saya sendiri, saya telah melihat yang dinamakan karmaphala. Saya percaya, semakin kita dapat membahagiakan orang lain, kita akan dapat karma yang baik pula. Sebaliknya, semakin dasyat kita menyusahkan orang lain, kita pula lah yang akan menanggung karma nya.
Karma yang kita dapat ini bisa saja langsung, dipending hari, minggu, bulan atau tahun.
Pesan saya, selalu berbuat baiklah pada orang di sekitar kita. Percayalah, semakin baik perbuatan kita, semakin banyak pula kita menuai karma baik kita.

With love,
Bias Rahadian Surya

Inner circle

image

Many things happens to me. Namun dari semua lika liku hidup ini, saya beruntung karena Tuhan selalu mengirimkan teman teman yang selalu ada dalam suka dan duka. Sejak kejadian saat itu, memang saya berubah menjadi pribadi yang lebih selektif untuk memilih teman. Dahulu, saya menganggap semua orang adalah baik. Sekarang si tidak lagi.
Well, di tempat baru ini lagi lagi saya mendapatkan inner circle dari dunia yg berbeda sama sekali dengan dunia saya. Tentu saja, saya sangat senang dan bersyukur dipertemukan dengan mereka.
Satu hal yang pasti, bila kita selalu bersyukur, Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang orang yang baik pula.

With love,
Bias Rahadian Surya

Ujian untuk kenaikan tingkat

Kata kata ujian kadang merupakan momok bagi kita semua. Ujian sekolah, ujian kenaikan tingkat, ujian akhir semester maupun ujian ujian lainnya. Namun selama 27 tahun saya hidup, saya menemukan perspektif lain dari ujian itu sendiri.
Semakin kita diuji, saya yakin bahwa level kehidupan kita akan meningkat juga. Semisal kita main game, untuk dapat lanjut ke level berikutnya, kita harus melawan raja/boss nya. Semakin tinggi ujian yg kita hadapi, semakin tinggi pula level yg kita raih.
Terkadang kita pasti bertanya tanya mengapa kita diberi banyak ujian untuk sukses sedangkan orang disekitar kita dapat sukses dengan mudahnya. Teman, percayalah bahwa semakin banyak ujian yg kita dapat, semakin tinggi derajat kita dan semakin kuat hati kita.
Well, daripada kita selalu mengeluh saat ujian datang, lebih baik kita hadapi dan kita kalahkan ujian ini. Berfikir positif untuk masa depan yang lebih cerah.

With Love,
Bias Rahadian Surya